
Peralihan kepemimpinan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan dari Ketut Sumedana kepada Nurcahyo Jungkung Madyo menjadi perhatian dalam acara pisah sambut di Griya Agung, Palembang, Jumat, 14 Agustus 2026. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mendokumentasikan acara yang dihadiri Gubernur Herman Deru beserta jajaran pemerintah daerah dan unsur pimpinan daerah tersebut.
Menjaga kesinambungan kerja antarlembaga
Dalam laporan Pemprov Sumsel, Herman Deru mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin selama kepemimpinan sebelumnya. Ia berharap hubungan pemerintah daerah dengan Kejati terus mendukung pelaksanaan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat. Nurcahyo menyampaikan komitmen melanjutkan capaian yang ada dengan penegakan hukum yang profesional, berintegritas, serta humanis. Pernyataan tersebut merupakan arah kerja yang disampaikan dalam acara, bukan ukuran capaian yang sudah selesai.
Tanggal jabatan dan tindak lanjut koordinasi
Pemberitaan resmi Polda Sumatera Selatan pada 1 September 2026 menjelaskan bahwa Nurcahyo mulai menjabat pada 11 Agustus 2026. Laporan itu juga mencatat kunjungannya ke Mapolda Sumsel bersama jajaran Kejati untuk mempererat komunikasi dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum. Rangkaian informasi ini membedakan tanggal mulai jabatan, acara pisah sambut pada 14 Agustus, dan pertemuan koordinasi berikutnya. Penyebutan Ketut Sumedana dalam arsip sebelum pergantian tetap mengikuti kedudukannya pada waktu peristiwa berlangsung.
Sumber & rujukan
- Pisah Sambut Kajati Sumsel, Herman Deru Tekankan Penguatan Sinergi Penegakan Hukum
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan / Tim Liputan Diskominfo Sumsel - Polda Sumsel-Kejati Sumsel Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Kamtibmas
Tribratanews Polda Sumatera Selatan / Redaksi TBNews
